5 cara untuk mencapai kepatuhan dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi Digital India (DPDA)


Namaste, India! Kami sangat senang mengumumkan bahwa pusat data terbaru kami kini telah beroperasi di Mumbai. Pusat data baru kami ini strategis untuk melayani bisnis di seluruh India dan wilayah SAARC. Ini memungkinkan bisnis untuk menyimpan data secara lokal dan membantu mereka memenuhi kepatuhan dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi Digital India (DPDA).

Sebagai profesional keamanan siber, admin TI, dan petugas perlindungan data, kita harus memastikan kepatuhan dengan DPDA untuk melindungi data pribadi dan menghindari denda besar. Berikut adalah lima strategi perlindungan data untuk memastikan organisasi Anda memenuhi persyaratan ini.

 

1. Kuasai Pasal-pasal Utama dari Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi Digital

DPDA menetapkan persyaratan ketat untuk pemrosesan data, persetujuan, dan hak individu. Untuk menyelaraskan praktik Anda:

  • Manajemen persetujuan: Dapatkan persetujuan eksplisit dari individu sebelum pemrosesan data dimulai.
  • Minimisasi data: Batasi pengumpulan data hanya pada yang benar-benar diperlukan untuk tujuan operasional.
  • Keamanan data: Terapkan langkah-langkah keamanan yang canggih untuk melindungi data pribadi dari pelanggaran.

Memahami prinsip-prinsip inti dari DPDA memastikan proses pengelolaan data Anda sesuai dan aman. Sesi pelatihan rutin dan tinjauan kebijakan dapat membantu tim Anda tetap informasi dan sejalan dengan persyaratan terbaru.

 

2. Terapkan Solusi Cadangan Data yang Kuat dan Pemulihan

Untuk mematuhi DPDA, mekanisme cadangan data dan pemulihan yang kuat adalah hal yang tidak bisa dinegosiasikan. Langkah utama meliputi:

  • Cadangan otomatis: Jadwalkan cadangan otomatis secara teratur untuk melindungi data dengan konsisten.
  • Lokasi cadangan ganda: Tingkatkan redundansi data dengan menyimpan cadangan di beberapa lokasi.
  • Pemulihan cepat: Pastikan solusi cadangan Anda menawarkan opsi pemulihan data yang cepat dan dapat diandalkan untuk meminimalkan waktu henti.

Kami di OpenText Cybersecurity menyediakan solusi perlindungan data yang kuat untuk semua aplikasi SaaS Anda – seperti Microsoft 365, Google Workspace, Salesforce, Box, dan Dropbox – yang dilengkapi dengan cadangan otomatis harian, lokasi cadangan yang beragam, dan opsi pemulihan yang efisien, disesuaikan untuk kebutuhan perusahaan dan UKM.

 

3. Patuhi Persyaratan Retensi dan Arsip Data

DPDA mengharuskan pedoman tertentu untuk retensi data dan pembuangan yang tepat. Pastikan kepatuhan dengan:

  • Menetapkan kebijakan retensi: Buat dan tegakkan kebijakan retensi data yang memenuhi standar DPDA.
  • Mengotomatiskan proses arsip: Gunakan sistem otomatis untuk retensi dan penghapusan data guna memperlancar upaya kepatuhan.
  • Memelihara jejak audit: Simpan catatan yang terperinci tentang kegiatan retensi dan penghapusan data untuk memfasilitasi audit.

Menerapkan kebijakan arsip dan retensi otomatis, seperti yang ditawarkan dalam solusi Cloud-to-Cloud Backup kami, membantu menjaga kepatuhan regulasi dengan mudah.

 

4. Pastikan Kedaulatan Data

Kedaulatan data adalah aspek penting dari DPDA, terutama untuk data pribadi yang sensitif. Pastikan kepatuhan dengan:

  • Menggunakan pusat data lokal: Simpan data pribadi di dalam perbatasan India untuk memenuhi persyaratan kedaulatan data.
  • Memilih penyedia cloud dengan opsi lokal: Pilih penyedia yang menawarkan solusi penyimpanan data di India.

Pusat data baru kami di Mumbai memastikan bahwa data Anda tetap berada di dalam batas negara, memenuhi mandat kedaulatan data dari DPDA.

 

5. Tingkatkan Keamanan dan Protokol Kepatuhan

Memperkuat langkah-langkah keamanan Anda sangat penting untuk kepatuhan DPDA. Langkah-langkah utama meliputi:

  • Enkripsi: Gunakan metode enkripsi yang kuat untuk data baik saat disimpan maupun saat transit.
  • Kontrol akses: Terapkan otentikasi multi-faktor dan kontrol akses yang rinci untuk melindungi data sensitif.
  • Audit keamanan rutin: Lakukan audit secara berkala untuk mengidentifikasi dan mengurangi kerentanannya.

Solusi Cloud-to-Cloud Backup kami sudah memenuhi standar ISO 27001, HIPAA, dan GDPR, menawarkan fitur keamanan canggih seperti enkripsi AES-256, dan MFA/2FA. Fitur-fitur ini memastikan organisasi Anda memenuhi standar perlindungan data tertinggi.

 

Memberdayakan Bisnis untuk Memenuhi Persyaratan Secara Global

Pusat data baru kami di India menjadikan pilihan pusat data Cloud-to-Cloud Backup kami menjadi sepuluh. Selain di India, pusat data lainnya terletak di AS, Kanada, Eropa (Perancis, Jerman, dan Irlandia), Inggris, Afrika Selatan, dan Asia Pasifik (Australia dan Jepang).

Kami memahami bahwa menjaga data penting bisnis Anda itu sangat penting. Solusi perlindungan data SaaS kami dirancang untuk memberikan ketenangan pikiran, menawarkan cadangan otomatis harian, penyimpanan tak terbatas, dan pemulihan data hanya dengan satu klik untuk memastikan bisnis Anda tetap tangguh menghadapi kehilangan data. Dengan memilih Carbonite™ Cloud-to-Cloud Backup, Anda tidak hanya mengamankan data Anda, tetapi juga memberdayakan bisnis Anda untuk memenuhi persyaratan hukum dan standar industri untuk perlindungan dan privasi data.

Ekspansi kami ke India dimulai pada tahun 2021 dengan pusat data Endpoint Backup kami. Pusat data Cloud-to-Cloud Backup yang baru ini lebih dari sekadar peningkatan geografis; ini adalah komitmen berkelanjutan kami untuk menyediakan solusi cadangan yang andal, aman, dan sesuai dengan regulasi, di mana pun mereka beroperasi.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang solusi Cloud-to-Cloud Backup kami, atau bagaimana kami dapat membantu bisnis Anda menjadi lebih tangguh terhadap serangan siber, jadwalkan panggilan dengan salah satu ahli kami.