Menurut survei Frost & Sullivan tentang penggunaan infrastruktur dan layanan cloud, 48% responden mengatakan bahwa membuat rencana ketahanan (resiliency) atau backup untuk aplikasi dan data adalah tantangan yang sangat penting. Bahkan, 54% responden menyatakan mereka memindahkan aplikasi dan data ke berbagai lingkungan cloud untuk memastikan sistem tetap tahan terhadap gangguan.
Saat ini, ketahanan siber (cyber resiliency) semakin penting karena meningkatnya serangan ransomware dan risiko bencana alam seperti banjir, gempa, atau kebakaran.
Namun, mengelola banyak lingkungan cadangan (secondary environment) membutuhkan banyak tenaga dan waktu dari tim IT. Semakin kompleks sistem, semakin besar kemungkinan ada bagian infrastruktur yang tidak terlindungi dengan baik.
Di sinilah Disaster Recovery as a Service (DRaaS) menjadi solusi.
Apa itu DRaaS?
Disaster Recovery as a Service (DRaaS) adalah layanan dari vendor yang menyediakan semua kebutuhan pemulihan bencana (disaster recovery/DR), termasuk:
-
Software DR
-
Infrastruktur (server, storage, cloud)
-
Pengelolaan dan pemeliharaan
Dengan DRaaS, perusahaan tidak perlu membangun dan mengelola sistem pemulihan sendiri. Vendor akan menangani sebagian besar biaya dan pekerjaan administratif.
Cara kerjanya:
-
Data, aplikasi, dan pengaturan pengguna direplikasi (disalin) ke cloud milik penyedia layanan.
-
Jika terjadi bencana, sistem di cloud tersebut akan langsung diaktifkan sebagai lokasi produksi cadangan.
-
Operasional bisnis tetap berjalan dari lokasi cadangan sampai lokasi utama pulih dan bisa digunakan kembali.
Biasanya, DRaaS menawarkan waktu pemulihan (recovery time) dan titik pemulihan (recovery point) yang lebih cepat dibanding metode backup tradisional.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Penyedia DRaaS
Tidak semua penyedia DRaaS menawarkan layanan yang sama. Oleh karena itu, penting memilih yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.
DRaaS yang baik harus mampu:
-
Mengurangi beban pengelolaan dari pelanggan
-
Tetap memberi pelanggan kontrol atas data mereka
Berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:
1. Biaya yang Sederhana dan Jelas
Daripada membayar terpisah untuk berbagai komponen (cloud, lisensi software, infrastruktur), pelanggan cukup membayar satu biaya langganan. Biasanya lisensi software DR sudah termasuk dalam paket layanan.
2. Mudah untuk Memulai
Dengan DRaaS, perusahaan tidak perlu:
-
Membangun data center cadangan
-
Membeli hardware tambahan
-
Menghitung jumlah lisensi software
-
Menyiapkan server atau cloud sendiri
Semua sudah disediakan dalam satu paket.
3. Mudah Dikelola
Bagian “service” dalam DRaaS berarti penyedia layanan menangani pengelolaan harian dan perawatan sistem DR. Tim IT internal hanya perlu terlibat sedikit, sehingga bisa fokus pada tugas lain.
Jika terjadi bencana, sistem sudah siap melakukan failover (berpindah ke sistem cadangan) secara otomatis atau cepat.
4. Mudah Diskalakan
Seiring pertumbuhan data, kebutuhan DR juga meningkat. Dengan DRaaS, perusahaan tidak perlu membeli server tambahan atau merekrut staf baru saat kebutuhan meningkat. Penyedia layanan akan menyesuaikan kapasitas sesuai kebutuhan.
5. Keamanan Tambahan
Lingkungan DR berada jauh dari data center utama, sehingga lebih sulit dijangkau oleh penyerang.
Bahkan jika sistem utama sudah diretas, penyedia DRaaS biasanya menerapkan:
-
Verifikasi berlapis
-
Otorisasi ganda
-
Kontrol ketat sebelum mengizinkan akses atau penghapusan data besar-besaran
Elemen Penting dalam Rencana Backup dan Recovery
DRaaS memang membantu proses backup dan pemulihan, tetapi perusahaan tetap perlu memiliki rencana yang lengkap dan bekerja sama dengan penyedia layanan.
Berikut elemen penting dalam rencana tersebut:
1. Rencana Tanggap Darurat
Rencana ini menjelaskan apa yang harus dilakukan karyawan segera setelah bencana terjadi. Harus ada:
-
Daftar siapa yang dihubungi dan urutannya
-
Prosedur komunikasi dengan pihak berwenang dan tim keamanan
-
Pembagian tugas yang jelas untuk setiap karyawan
2. Rencana Kelangsungan Bisnis (Business Continuity Plan)
Tujuannya adalah agar operasional bisa kembali berjalan secepat mungkin. Biasanya mencakup:
-
Analisis dampak bisnis
-
Strategi pemulihan data dan aplikasi (yang dijalankan oleh DRaaS)
3. Perlindungan Asuransi
Pastikan perusahaan memiliki asuransi yang sesuai untuk melindungi dari kerugian akibat bencana. Tinjau kembali polis asuransi dan pastikan tidak ada celah perlindungan.
4. Persediaan Darurat
Sediakan perlengkapan penting seperti:
-
Air minum
-
Kotak P3K
-
Uang tunai
-
Charger perangkat
-
Sumber listrik cadangan
-
Sistem komunikasi alternatif
5. Strategi Komunikasi ke Pelanggan
Perusahaan harus memiliki rencana untuk memberi tahu pelanggan tentang kondisi bisnis setelah bencana, melalui:
-
Telepon
-
Email
-
Media sosial
Jika perlu, siapkan juga pemasok cadangan untuk pelanggan.
6. Salinan Data dan Dokumen Penting
Pastikan semua dokumen penting memiliki salinan terbaru dan disimpan di lokasi berbeda atau di cloud yang aman.
Beberapa penyedia DRaaS seperti Carbonite menyediakan backup berkelanjutan, pemulihan data cepat, serta perlindungan dari bencana alam, serangan siber, maupun kerusakan hardware.
7. Pengujian Berkala
Sistem DR harus diuji minimal setiap tiga bulan, terutama untuk aplikasi penting. Pengujian juga perlu dilakukan setelah pembaruan software besar.
Pengujian penting untuk:
-
Menemukan kelemahan sistem
-
Memperbaiki masalah sebelum bencana nyata terjadi
Dengan DRaaS, pengujian bisa dilakukan di belakang layar tanpa mengganggu operasional bisnis.
Kesimpulan
DRaaS adalah solusi praktis bagi perusahaan yang ingin:
-
Mengurangi kompleksitas pengelolaan disaster recovery
-
Memastikan data dan aplikasi selalu siap dipulihkan
-
Meningkatkan keamanan dan ketahanan bisnis
Di era serangan siber dan risiko bencana yang semakin tinggi, memiliki sistem pemulihan yang cepat dan andal bukan lagi pilihan — tetapi kebutuhan. Dengan DRaaS, perusahaan dapat fokus pada pengembangan bisnis tanpa harus terbebani oleh pengelolaan sistem pemulihan yang rumit.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan carbonite indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi carbonite.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
